Evolusi Teori Manajemen

Kenapa Teori?
  1. Teori merupakan kumpulan prinsip yang disusun secara sistematis.
  2. Prinsip berusaha menjelaskan hubungan antara fenomena yang ada.
  3. Konsep merupakan simbol yang dipakai untuk menjelaskan pengertian tertentu dalam teori.
  4. Manfaat teori: menjelaskan fenomena, memprediksi, dapat mengurangi coba-coba yang tidak efisien, dan dapat merupakan sumber ide.
Teori Manajemen Kuno
  1. Manajemen dipraktekkan oleh bangsa kuno: Mesir dan Romawi
  2. Belum ada studi manajemen yang sistematis.
  3. Studi lebih bersifat sporadis.
  4. Kemungkinan disebabkan oleh karena ilmu ekonomi yang berkembang lebih dahulu dan manajemen lebih dipandang sebagai “seni” yang dapat dipelajari hanya dengan “magang”, tanpa perlu belajar teori manajemen.
Teori Manajemen Klasik
1. Pioner Teori Manajemen Klasik
  • Robert Owen (1771-1858)
  • Charles Babbage (1792-1871)
2. Teori Manajemen Ilmiah
  • Frederick W. Taylor –> Bapak manajemen ilmiah. Analisis kerja dan sistem pembayaran diferensial, dengan tujuan meningkatkan produktivitas.
  • Frank (1868-1942) dan Lillian Gilberth (1878-1972) pasangan suami istri yang mengembangkan tiga tahap: menyiapkan promosi, melakukan pekerjaan, dan melatih calon pengganti.
  • Henry L. Gantt (1861-1919) –>  bapak Gantt yang merupakan alat penjadwalan.
3. Teori Organisasi Klasik
  • Fokus pada upaya sistemisasi pengelolaan organisasi
  • Henry Fayol (1841-1925) dan Max Weber (1864-1920)
Aliran Perilaku
1. Pendekatan Hubungan Manusiawi (Human Relations)
  • Elton Mayo (1880-1949) : Hubungan manusia memainkan peranan penting dalam organisasi. Pentingnya kebutuhan sosial.
2. Pendekatan Ilmu Perilaku
  • Kebutuhan sosial yang lebih kompleks (dibahas dalam bab Motivasi).
Pendekatan Kuantitatif
1. Riset Operasi dan Manajemen Sains
  • Menggunakan model matematik dan statistik untuk memecahkan persoalan manajemen.
  • PERT, Teori Antrian, dan EOQ
Teori Manajemen Kontemporer
1. Pendekatan Sistem
  • Organisasi sebagai suatu sistem terbuka yang berinteraksi dengan lingkungannya.
2. Pendekatan Situasional (Contingency)
  • Efektivitas manajer tergantung situasi yang dihadapi.
3. Pendekatan Hubungan Manusiawi Baru (Neo-Human Relations)
  • Menggabungkan sisi positif manusia dengan manajemen ilmiah.
4. Pandangan Integratif
  • Menggabungkan semua pendekatan yang ada.
  • Organisasi dipandang sebagai suatu sistem, kemudian dalam pelaksanaan, manajemen, prinsip atau pendekatan manajemen dipilih sesuai dengan situasi yang dihadapi.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s